Pemkab Belitung Terus Upayakan Penataan Kabel Udara di Pusat Kota
Tanjungpandan, Diskominfo Belitung – Pemerintah Kabupaten Belitung terus berupaya melakukan penataan kabel udara di wilayah Kabupaten Belitung, khususnya kawasan dalam radius 500 meter dari Bundaran Satam. Upaya ini dibahas melalui rapat secara daring pada Rabu (26/8/2026).
Rapat tersebut diikuti Bupati Belitung, sejumlah OPD terkait, penyedia layanan telekomunikasi, serta para pemangku kepentingan terkait. Pembahasan difokuskan pada langkah penataan kabel udara agar infrastruktur telekomunikasi dapat dikelola secara lebih tertib, tidak mengganggu estetika kawasan, serta tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung, Kasimin, mengatakan pertumbuhan kebutuhan internet dan layanan telekomunikasi mendorong berbagai penyelenggara jaringan untuk terus melakukan penambahan infrastruktur kabel udara. Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian agar keberadaan jaringan telekomunikasi tetap tertata seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan komunikasi dan internet.
“Pertumbuhan pesat kebutuhan internet, layanan seluler, dan kelistrikan di Kabupaten Belitung mendorong penambahan kabel udara secara terus-menerus oleh berbagai penyelenggara jaringan,” ucap Kasimin.
Kasimin menjelaskan, penataan kabel dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat sekaligus memperbaiki kerapian kawasan perkotaan.
“Tujuan dan manfaat dari penataan kabel ini demi keamanan warga dengan mencegah kabel yang menjuntai dan berisiko memicu korsleting, membuat lingkungan jalan terlihat lebih bersih, rapi, dan modern, serta menata kerapian ruang terbuka agar letak infrastruktur kita tampak lebih teratur,” jelas Kasimin.
Sementara itu, Bupati Belitung Djoni Alamsyah menyampaikan komitmennya untuk menata jaringan telekomunikasi yang membentang di kawasan Bundaran Satam dengan mengarahkan pemindahan jaringan ke bawah tanah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Belitung dalam mewujudkan infrastruktur telekomunikasi yang lebih tertib sekaligus memperbaiki tampilan kawasan perkotaan.
“Kita tidak ingin sekadar merapikan kabel udara, kita ingin menghilangkan kabel udara dan memindahkan seluruh jaringan telekomunikasi ke bawah tanah, sebagaimana yang tadi sudah dipaparkan oleh Diskominfo,” ucap Bupati Djoni.
Menurut Bupati Djoni, penataan kawasan tersebut juga diharapkan dapat memberikan kesan positif bagi wisatawan yang datang ke Belitung. Kondisi perkotaan yang bersih, tertata, dan nyaman dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung sektor pariwisata.
“Kita ingin wisatawan masuk ke kota Belitung ini dengan kesan kota yang bersih, tertata, nyaman, dan memiliki daya tarik. Jangan sampai destinasi wisata kita yang sudah luar biasa kita bangun dan terus kita bangun, tapi wajah kota kita masih dipenuhi kabel yang bersemrawut dan tiang-tiang berdiri dengan sendirinya,” pungkas Bupati Djoni.
Bupati Djoni menambahkan, Pemerintah Kabupaten Belitung akan memberikan waktu dan ruang kepada para operator untuk melakukan penyesuaian teknis terhadap kebijakan penataan kabel udara di kawasan prioritas.
“Pemerintah Belitung nanti akan memberikan waktu dan ruang untuk melakukan penyesuaian teknis agar arah kebijakan ini betul-betul jelas, tidak ada lagi kabel udara di kawasan prioritas yang kita mulai 500 meter dari Bundaran Satam itu betul-betul harus bersih,” tutur Bupati Djoni.
Penataan kabel udara tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan kawasan perkotaan Belitung yang lebih tertib, aman, nyaman, dan memiliki nilai estetika yang lebih baik. Di sisi lain, penataan tetap diarahkan agar infrastruktur telekomunikasi dapat berfungsi secara optimal dalam mendukung kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah. (Narasi : AL / Editor : Arlan)
