Karnaval Bhinneka Tunggal Ika Hadirkan Semangat Persatuan Lewat Budaya

Karnaval Bhinneka Tunggal Ika Hadirkan Semangat Persatuan Lewat Budaya

Tanjungpandan, Diskominfo Belitung – Karnaval Bhinneka Tunggal Ika Kabupaten Belitung berlangsung meriah dengan menampilkan beragam kreativitas dan kekayaan budaya dari masyarakat, pelajar, serta berbagai unsur lainnya. Kegiatan yang digelar pada Sabtu (24/10/2026) tersebut diikuti sebanyak 113 peserta.

Karnaval yang dimulai dari gedung olahraga Tanjungpandan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat. Beragam penampilan yang disuguhkan peserta turut menggambarkan kekayaan budaya serta kreativitas masyarakat Belitung.

Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat mengapresiasi pelaksanaan Karnaval Bhinneka Tunggal Ika, terlebih dengan adanya partisipasi masyarakat dari Kabupaten Belitung Timur.

“Saya yang merasa agak sedikit terharu itu, saudara-saudara kita yang dari Belitung Timur yang ikut berpartisipasi. Tadi kita lihat dari Gantung, dari Manggar, juga anak-anak sekolah SMP-nya,” ujar Bupati.

Menurutnya, keterlibatan peserta dari Belitung Timur menunjukkan semangat kebersamaan dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara Kabupaten Belitung dan Belitung Timur, tidak hanya dalam kegiatan kebudayaan, tetapi juga dalam pembangunan daerah.

“Nanti kita juga akan berkolaborasi, bukan hanya dalam kegiatan-kegiatan seperti ini, dalam membangun juga kita akan bersama-sama nanti dengan Belitung Timur,” katanya.

Bupati juga menilai pelaksanaan karnaval tahun ini telah berjalan dengan baik. Dari sisi persiapan hingga pelaksanaan, kegiatan dinilai sudah cukup tertata dan mendapat antusiasme dari masyarakat.

Bupati juga berharap penyelenggaraan karnaval ke depan dapat dikembangkan menjadi lebih menarik dan inovatif dengan memadukan unsur budaya dan perkembangan teknologi.

“Mungkin nanti kita buat yang lebih menarik, lebih inovatif, mungkin nanti kita akan berkolaborasi lah antara budaya mungkin dengan teknologi misalnya. Bagaimana nanti diimbangi seperti itu,” jelasnya.

Berbeda dengan pelaksanaan pawai pada tahun-tahun sebelumnya yang banyak menampilkan kendaraan, Karnaval Bhinneka Tunggal Ika tahun ini lebih menitikberatkan pada kekuatan budaya. Hal tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat persatuan dan kekompakan antarelemen masyarakat.

“Memang lebih menonjolkan budaya. Budaya saja yang kita tonjolkan. Dan juga ini memperingati nanti Sumpah Pemuda. Bagaimana kita bisa berkolaborasi, kompak, dari semua unsur,” ungkap Bupati.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari warga yang telah datang sejak pagi untuk menyaksikan jalannya karnaval. Salah satunya Agus, warga yang turut menyaksikan rangkaian kegiatan dari sekitar pukul 06.30 WIB.

“Seru banget pawainya, kami udah di sini dari jam setengah 7 pagi buat nonton pawai ini, karena pawai juga salah satu momen yang ditunggu oleh masyarakat sini. Banyak penampilan berbagai budaya dan kreativitas, semoga pawai ini ke depan akan terus dilaksanakan dan semakin meriah,” ujar Agus.

Selain penampilan para peserta, kemeriahan karnaval turut diwarnai atraksi pesawat yang dipersembahkan oleh Lanud, H.AS Hanandjoeddin menambah daya tarik rangkaian kegiatan. (Narasi : HD / Editor : Arlan)