Bupati Belitung Tunjuk Shofwan AR Nahkodai LAM Belitung Hingga 2029
Tanjungpandan, Diskominfo Belitung– Bupati Belitung, Djoni Alamsyah mengukuhkan pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Belitong periode 2026–2029 di Ruang Rapat Bapperida Kabupaten Belitung, Rabu (28/10/2026). Shofwan AR didapuk menjadi Ketua Lembaga Adat Melayu Belitung untuk masa bakti 2026-2029.
Dalam sambutannya, Bupati Djoni menyampaikan keyakinannya bahwa pengurus yang dikukuhkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta meningkatkan peran Lembaga Adat Melayu Belitong di tengah masyarakat.
“Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya disertai penuh rasa tanggung jawab untuk meningkatkan peran Lembaga Adat Melayu Belitong sesuai dengan yang dipercayakan kepada saudara,” ucap Bupati Djoni.
Selain itu, Bupati Djoni juga menyebut bahwa Lembaga Adat Melayu Belitong dapat menjadi mitra pemerintah daerah dalam mengawal dan menjaga kelestarian adat serta budaya melayu, termasuk bahasa dan tradisi yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Belitung.
“Tentunya saya berharap LAM ini bisa bersama-sama mengawal dan menjaga adat budaya kita semua, baik bahasa maupun tradisi daripada Melayu di Belitung agar benar-benar tidak hilang di telan zaman,” tutur Bupati Djoni
Bupati Djoni berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan baik melalui berbagai upaya nyata dalam menjaga keberlangsungan budaya daerah.
“Selamat bekerja. Mari kita jaga adat hidupkan rumah budaya dan wariskan jati diri Melayu Belitung kepada generasi muda,” pungkas Bupati Djoni.
Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Melayu Belitong, Shofwan AR mengajak seluruh pihak untuk senantiasa bersyukur atas keberadaan adat istiadat Melayu Belitung yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat. Bagi dirinya, kelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga.
“Patutlah kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebab adat istiadat Melayu Belitung telah lama bersemayam di lubuk hati kita. Namun, sangat disayangkan jika keluhuran budaya ini perlahan tenggelam, sehingga sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk mengangkat dan melestarikannya kembali,” ucap Shofwan
Ia juga mengharapkan dukungan, masukan, serta kritik yang membangun dari pemerintah maupun masyarakat agar kepengurusan Lembaga Adat Melayu Belitong dapat menjalankan amanah secara optimal dan memberikan manfaat yang luas.
“Kami juga memohon kepada hadirin sekalian untuk tidak ragu menegur kami jika kami lalai dalam menjalankan amanah. Dengan begitu, kami dapat terus berbenah serta memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat dan para wisatawan yang berkunjung,” pungkas Shofwan.
Berikut beberapa nama pengurus Lembaga Adat Melayu Belitong periode 2026–2029 yang resmi dikukuhkan, Shofwan AR sebagai Ketua Lembaga Adat Melayu Belitong, Alpian sebagai Wakil Ketua, Galih Prawira sebagai Sekretaris, dan Wawan Irwanda sebagai Bendahara. (Narasi : AL / Editor : Arlan)
