Bupati Belitung Tekankan Netralitas dan Humanisme Aparat dalam Pengamanan Pilkades Serentak 2026

Bupati Belitung Tekankan Netralitas dan Humanisme Aparat dalam Pengamanan Pilkades Serentak 2026

Tanjungpandan, Diskominfo Belitung – Pemerintah Kabupaten Belitung menggelar Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Belitung, Jumat (18/9/2026).

Apel gelar pasukan tersebut menjadi bagian dari kesiapan pengamanan pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026 yang akan berlangsung pada 20 September 2026 di sejumlah desa di Kabupaten Belitung.

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat menekankan besarnya tanggung jawab yang diemban oleh seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan Pilkades.

“Di balik seragam yang Saudara kenakan, di sini ada tanggung jawab besar. Ada masyarakat yang ingin memilih dengan tenang. Ada keluarga yang ingin desanya tetap damai. Dan ada harapan agar setelah Pilkades selesai, kita tetap menjadi satu keluarga besar masyarakat Belitung,” ujar Bupati.

Menurutnya, tugas aparat tidak hanya menjaga keamanan dan mencegah potensi keributan, tetapi juga menjaga suasana persaudaraan di tengah masyarakat.

“Jangan hanya jaga keamanan, jaga juga hati daripada masyarakat kita. Jangan hanya cegah keributan, cegah juga permusuhan. Dan jangan hanya tegakkan aturan, tegakkan pula keteladanan kita,” tegasnya.

Dalam menjalankan tugas, Bupati mengingatkan seluruh personel untuk mengedepankan netralitas, profesionalitas, ketegasan, serta pendekatan yang humanis.

“Kita harus netral, kita harus profesional, kita harus tegas tetapi tetap humanis. Ingat, tugas kita bukan memenangkan siapa pun di sini. Tugas kita itu adalah memastikan setiap orang dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman, bebas, dan bermartabat,” katanya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya mengantisipasi setiap potensi gangguan sejak dini dan menyelesaikan persoalan di lapangan secara cepat serta bijaksana.

“Kalau ada potensi gangguan, cegah sebelum membesar. Kalau ada persoalan, selesaikan dengan cepat dan bijaksana. Kalau ada perbedaan pilihan, jangan biarkan itu berubah menjadi perpecahan,” pesannya.

Menurut Bupati Djoni, keberadaan aparat di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menjadi teladan selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.

“Mari kita buktikan bahwa kita mampu menjaga Pilkades ini dengan kepala yang dingin, langkah yang tegas, dan hati yang tulus,” ujarnya.

Ia berharap Pilkades Serentak Tahun 2026 tidak hanya berjalan aman dan tertib, tetapi juga tetap menjaga persatuan masyarakat Belitung. (Narasi : HD / Editor : Arlan)