Pemkab Belitung Dukung Upaya UHC, Targetkan Tingkat Keaktifan Capai 95 %
Tanjungpandan, Diskominfo Belitung – Pemerintah Kabupaten Belitung mendukung tingkat cakupan kesehatan menyeluruh (universal health coverage) untuk seluruh masyarakat Belitung. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, Marzuki pada forum komunikasi terkait implementasi strategi penguatan rekrutmen dan reaktivasi peserta untuk Universal Health Coverage (UHC) yang Berkualitas, Rabu (20/5/2026) di Ruang Rapat Bupati Belitung.
Menurut Marzuki, Pemerintah Kabupaten Belitung menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya percepatan pencapaian UHC berkualitas. Dirinya juga menyebut forum komunikasi ini menjadi evaluasi terhadap pelaksanaan program JKN sekaligus penyusunan langkah strategis untuk menjaga kualitas UHC di daerah.
“Pemerintah Kabupaten Belitung mendukung penuh langkah BPJS Kesehatan dalam meningkatkan kepesertaan aktif masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, saya yakin target UHC berkualitas dapat terus dipertahankan,” ucap Marzuki.
Marzuki juga menyebut bahwa upaya rekrutmen peserta baru serta reaktivasi peserta nonaktif menjadi langkah strategis dalam menjaga keberlangsungan program jaminan kesehatan nasional di Kabupaten Belitung.
”Dengan meningkatnya jumlah peserta aktif JKN, saya harap masyarakat Belitung dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang lebih mudah, cepat, dan terjamin,” tutur Marzuki.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Aswalmi Gusmita menyebut bahwa Kabupaten Belitung termasuk dalam capaian kepesertaan aktif tertinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan angka 91% tingkat keaktifannya. Bagi dirinya jika tingkat keaktifan mencapai 95% Kabupaten Belitung akan berada pada level tertinggi kastanya UHC seluruh Indonesia.
”Jadi di Indonesia itu ada 336 kabupaten/kota yang sudah mencapai UHC prioritas, salah satunya adalah Kabupaten Belitung tentunya. Jika Kabupaten Belitung tercapai 95% tingkat keaktifan maka dalam kategori kabupaten/kota, Belitung akan berada pada kategori utama, yang artinya kategori tertinggi,” ucap Aswalmi.
Menurut Aswalmi untuk mencapai ini pemerintah daerah tidak bisa hanya bergerak sendiri, tetapi harus didukung oleh semua stakeholder mengingat kondisi saat ini bahwa kepesertaan dari tingkat keaktifan Kabupaten Belitung sangat bergantung pada pembiayaan dari APBD.
”Jika 95% itu bisa kita capai dengan gotong royong dengan seluruh stakeholder, dinas kesehatan bisa lebih leluasa lagi untuk mengelola anggaran dari sisi mutu layanan kesehatan, itu akan menjadi pencapaian yang luar biasa untuk untuk implementasi UHC di Kabupaten Belitung,” pungkas Aswalmi.
Lima poin strategis dukungan yang diharapkan dari Pemerintah Daerah dalam memperkuat rekrutmen dan reaktivasi peserta JKN demi mencapai Universal Health Coverage (UHC) yang berkualitas, yakni : Target Kepesertaan & Keaktifan, Alokasi Anggaran Iuran 2026, Realisasi Iuran Rutin dan Tepat Waktu, Sukseskan Program SSI, Donasi, dan PESIAR, Instruksi Bupati & Kolaborasi Lintas Sektor. (Narasi : AL / Editor : Arlan).
